Jurnal Pengemas Kesehatan http://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk <h1 class="pkp_site_name">Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)</h1> Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati en-US Jurnal Pengemas Kesehatan 2963-0363 PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG DISMENORE PADA REMAJA PUTRI http://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/79 <p><em>Dismenore merupakan keluhan menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan fisik maupun psikologis, seperti nyeri perut, kelelahan, serta gangguan konsentrasi belajar. Dismenore yang tidak ditangani dengan baik berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kualitas hidup, dan menyebabkan ketidakhadiran di sekolah. Salah satu upaya yang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui edukasi kesehatan reproduksi yang tepat dan mudah dipahami oleh remaja. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang dismenore serta upaya pencegahan dan penanganannya. Kegiatan dilaksanakan di Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati melalui dua tahap pertemuan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan focus group discussion (FGD). Sasaran kegiatan adalah remaja putri. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan kemampuan menjelaskan pengertian, penyebab, gejala, serta penatalaksanaan dismenore baik secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Selain itu, peserta menunjukkan sikap lebih terbuka dan aktif dalam membahas permasalahan menstruasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja putri dalam mengelola dismenore secara mandiri. Edukasi dismenore direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kegiatan posyandu remaja sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja</em></p> Ayu Trisni Pamilih Triana Widiastuti Copyright (c) 2026 Jurnal Pengemas Kesehatan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-20 2026-02-20 5 01 6 13 10.52299/jpk.v5i01.79 OPTIMALISASI EXCERCISE PEANUT BALL UNTUK MENURUNKAN NYERI PERSALINAN http://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/80 <p><em>Ketidaknyamanan fisik dan psikologis sering dialami ibu hamil trimester II–III menjelang persalinan, termasuk nyeri punggung dan nyeri akibat kontraksi. </em><em>Nyeri persalinan yang tidak tertangani dapat meningkatkan kecemasan, menghambat kemajuan persalinan, serta meningkatkan risiko tindakan medis. Salah satu metode nonfarmakologis yang terbukti membantu mengurangi nyeri adalah exercise menggunakan peanut ball. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam memanfaatkan exercise peanut ball sebagai upaya penurunan nyeri menjelang persalinan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati melalui tiga pertemuan dengan metode ceramah, curah pendapat, demonstrasi, simulasi, dan tanya jawab. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil trimester III sebanyak 13 orang. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta dapat menjawab pertanyaan dengan benar, memahami manfaat dan prosedur exercise peanut ball, serta mampu mempraktikkannya baik di lokasi kegiatan maupun di rumah. Peserta melaporkan adanya rasa nyaman setelah melakukan latihan, terutama pada area pinggang dan panggul. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mempersiapkan ibu hamil menghadapi persalinan dengan lebih nyaman dan percaya diri. Program exercise peanut ball direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jakenan sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan maternal.</em></p> Irfana Tri Wijayanti Luluk Yuliati Siti Marfu’ah Copyright (c) 2026 Jurnal Pengemas Kesehatan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-20 2026-02-20 5 01 14 20 10.52299/jpk.v5i01.80 EDUKASI TENTANG PIJAT BAYI YANG DAPAT MENINGKATKAN BERAT BADAN BAYI DI DESA TONDOMULYO http://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/78 <p><em>Pijat bayi adalah sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Sentuhan alamiah pada bayi sesungguhnya sama dengan tindakan mengurut atau memijat. Dalam menstimulasi perkembangan anak, pijat bayi dapat membantu agar anak menmproleh rangsangan yang sesuai. Pijat bayi merupakan salah satu tradisi yang diwariskan nenek moyang kita yang terbukti khasiatnya dapat membantu menstimulasi perkembangan.</em></p> <p><em>Hasil survei awal, diketahui dari 10 ibu balita, 4 ibu mengatakan bahwa tidak pernah memijat sederhana kepada bayinya karena takut, 6 ibu yang lain menyampaikan pernah sesekali sambil melihat tutorial dari youtube. Selain melihat dari youtube, ibu juga pernah mendengar dari tetangga terkait pijat pada bayi.</em></p> <p><em>Berdasarkan situasi tersebut, maka disimpulkan bahwa tema pengabdian masyarakat yang akan dilakukan adalah melakukan pelatihan pijat bayi kepada ibu bayi.</em></p> Retno Wulan Nopri Padma Nudesti Copyright (c) 2026 Jurnal Pengemas Kesehatan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-20 2026-02-20 5 01 01 05 10.52299/jpk.v5i01.78 PENDAMPINGAN MANAJEMEN DIRI IBU HAMIL DENGAN DETERMINASI DIRI DALAM PERAWATAN http://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/81 <p><em>Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu yang masih tinggi di Kabupaten Pati. Rendahnya pengetahuan, motivasi, dan dukungan lingkungan menjadi faktor risiko kurang optimalnya perilaku pencegahan pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan manajemen diri ibu hamil melalui pendekatan determinasi diri dalam pencegahan preeklamsia di Desa Tondomulyo. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, pendampingan, konseling, dan kontrak perilaku sehat. Program dilaksanakan dalam beberapa tahap: identifikasi masalah, edukasi kesehatan, penguatan motivasi dan dukungan keluarga, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil dari skor rata-rata 4,4 menjadi 7, peningkatan dukungan keluarga, serta terbentuknya komitmen perilaku pencegahan preeklamsia. Pemantauan kesehatan menunjukkan tekanan darah ibu lebih terkendali dan tidak ditemukan gejala awal preeklamsia selama program berlangsung. Pendampingan berbasis determinasi diri terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, pengetahuan, dan perilaku pencegahan preeklamsia. Program ini berpotensi menjadi model intervensi komunitas yang berkelanjutan untuk menurunkan risiko komplikasi kehamilan</em></p> Siti Marfu'ah Siti Muawanah Irfana Tri Wijayanti Copyright (c) 2026 Jurnal Pengemas Kesehatan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-20 2026-02-20 5 01 21 26 10.52299/jpk.v5i01.81