Pemanfaatan Serbuk Daun Sirih (Piper Betle L.) Sebagai Biolarvasida Anti Jentik Nyamuk Di Desa Mayang Kelurahan Mayang Kabupaten Sukoharjo
Indonesia, Inggris
DOI:
https://doi.org/10.52299/jpk.v2i1.16Keywords:
Penyuluhan kesehatan, jentik nyamuk, daun sirihAbstract
Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya DBD adalah rendahnya status imun kelompok masyarakat dan kepadatan nyamuk yang ditularkan karena banyaknya tempat perkembangbiakan nyamuk yang biasanya terjadi pada musim hujan. Daun sirih diketahui mengandung alkaloid dan senyawa lain seperti minyak atsiri, sineol dan tanin. Senyawa alkaloid ini bertanggung jawab untuk membunuh jentik nyamuk, dan mekanisme kerjanya mirip dengan bubuk detoks. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Oktober 2022 kepada ibu PKK desa Mayang, Kelurahan Mayang, Sukoharjo, Jawa Tengah. Materi yang disampaikan yaitu demam berdarah dan pembuatan serbuk daun sirih sebagai biolarvasida anti jentik nyamuk. Ibu-ibu PKK diberikan serbuk daun sirih yang telah dimasukkan ke dalam kain tile sehingga dapat langsung digunakan di rumah masing-masing. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode pretest dan postest, dari hasil kegiatan yang dilakukan diketahui adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang materi yang disampaikan berdasarkan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,011 dimana <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil pretest dan postest mengalami perubahan yang signifikan yang artinya kegiatan ini telah berhasil memberikan manfaat bagi para peserta.
Downloads
Article History
Issue
Section
License & Copyright Notice
Copyright (c) 2023 Jurnal Pengemas Kesehatan. Authors retain copyright without restrictions.