UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA TONDOMULYO PATI
DOI:
https://doi.org/10.52299/jpk.v3i02.52Keywords:
Anak, Kekerasan Seksual, KSA, Pengetahuan, PeningkatanAbstract
Remaja merupakan anak usia 10-18 tahun yang mengalami growing spurt. Perubahan tersebut menimbulkan berbagai permasalahan salah satunya kekerasan seksual pada anak (KSA). Korban KSA didominasi oleh kelompok usia 13-17 tahun (32,1%) dan 6-12 tahun (18,0%). Di desa tondomulyo, belum ada program khusus yang berfokus pada KSA, sehingga belum pernah ada penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang diberikan kepada remaja tentang topik tersebut. Sedangkan minimnya pengetahuan masyarakat terutama kelompok anak mengenai kekerasan seksual, menjadi salah satu faktor penyebab KSA. Pada mayoritas kasus, korban cenderung memiliki ketakutan untuk melapor karena ancaman pelaku bahkan beberapa korban tidak mengetahui harus melapor ke mana dan kepada siapa. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif yaitu pendekatan yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran serta masyarakat secara langsung dalam berbagai proses dan pelaksanaan pengabdian. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi: curah pendapat, ceramah, tanya jawab, diskusi. Hasil kegiatan ini remaja mengalami peningkatan pengetahuan tentang upaya pencegahan kekerasan seksual.
Downloads
Article History
Issue
Section
License & Copyright Notice
Copyright (c) 2024 Jurnal Pengemas Kesehatan. Authors retain copyright without restrictions.