Abstract
Ibu nifas akan melalui tahapan adaptasi fisiologis dan sosial, tetapi tidak semua ibu nifas mampu melalui penyesuaian nifas dengan lancar. Ibu nifas dapat mengalami gangguan psikologis, seperti kecemasan. Banyak faktor penyebab kecemasan ibu nifas, yaitu faktor hormonal, ketidaknyamanan fisik, ketidakmampuan adaptasi terhadap peran baru sebagai ibu, coping stress, dukungan sosial. Ibu yang mengalami kecemasan, cenderung sedih dan kurang peka dalam memberi afek positif kepada bayinya, maka menyebabkan permasalahan hubungan ibu dan bayi, gangguan psikopatologis dan keterlambatan perkembangan pada bayi. Studi pendahuluan di Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan, 6 dari 10 ibu nifas menyatakan belum mengetahui terkait kecemasan masa nifas seperti pengelolaan kecemasan dan dampak jika mengalami kecemasan pada masa nifas. Upaya mengatasi masalah tersebut dengan memberikan edukasi tentang kecemasan pada ibu nifas terkait identifikasi kecemasan, meningkatkan pengetahuan kognitif maupun skill terkait kecemasan, dan pengelolaan kecemasan masa nifas. Metode yang digunakan yaitu curah pendapat, ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, pendampingan. Media yang digunakan yaitu PPT, LCD, proyektor, probandus. Temuan kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan kognitif maupun skill terkait kecemasan masa nifas yang dilihat dari peningkatan rata-rata pre-test dan post-test dari 4,4 menjadi 8,1. Kesimpulan kegiatan ini yaitu edukasi tentang kecemasan masa nifas dapat meningkatkan pengetahuan ibu nifas terkait kecemasan masa nifas.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengemas Kesehatan