https://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/issue/feed Jurnal Pengemas Kesehatan 2025-03-19T08:10:20+00:00 Dian Shofia Reni shofia@stikesbup.ac.id Open Journal Systems <h1 class="pkp_site_name">Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)</h1> https://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/59 Edukasi Tentang Kecemasan Pada Ibu Nifas Di Desa Tondomulyo Kabupaten Pati 2025-03-19T08:10:20+00:00 Iin Tri Marlinawati iin3marlina@gmail.com Puji Hastuti iin3marlina@gmail.com <p>Ibu nifas akan melalui tahapan adaptasi fisiologis dan sosial, tetapi tidak semua ibu nifas mampu melalui penyesuaian nifas dengan lancar. Ibu nifas dapat mengalami gangguan psikologis, seperti kecemasan. Banyak faktor penyebab kecemasan ibu nifas, yaitu faktor hormonal, ketidaknyamanan fisik, ketidakmampuan adaptasi terhadap peran baru sebagai ibu, coping stress, dukungan sosial. Ibu yang mengalami kecemasan, cenderung sedih dan kurang peka dalam memberi afek positif kepada bayinya, maka menyebabkan permasalahan hubungan ibu dan bayi, gangguan psikopatologis dan keterlambatan perkembangan pada bayi. Studi pendahuluan di Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan, 6 dari 10 ibu nifas menyatakan belum mengetahui terkait kecemasan masa nifas seperti pengelolaan kecemasan dan dampak jika mengalami kecemasan pada masa nifas. Upaya mengatasi masalah tersebut dengan memberikan edukasi tentang kecemasan pada ibu nifas terkait identifikasi kecemasan, meningkatkan pengetahuan kognitif maupun skill terkait kecemasan, dan pengelolaan kecemasan masa nifas. Metode yang digunakan yaitu curah pendapat, ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, pendampingan. Media yang digunakan yaitu PPT, LCD, proyektor, probandus. Temuan kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan kognitif maupun skill terkait kecemasan masa nifas yang dilihat dari peningkatan rata-rata pre-test dan post-test dari 4,4 menjadi 8,1. Kesimpulan kegiatan ini yaitu edukasi tentang kecemasan masa nifas dapat meningkatkan pengetahuan ibu nifas terkait kecemasan masa nifas.</p> 2025-03-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengemas Kesehatan https://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/57 Peningkatan Kebugaran Kelompok Olahraga Masyarakat Kabupaten Pati 2025-03-19T07:59:00+00:00 Eviyati Aini Muriana evi@stikesbup.ac.id Elsa Verina Saraswati evi@stikesbup.ac.id Futhri Rifa Zaimsyah evi@stikesbup.ac.id Rita Setiyaningsih evi@stikesbup.ac.id Sifa Altika evi@stikesbup.ac.id Puji Hastuti evi@stikesbup.ac.id <p>Kegiatan pengabdian masyarakat kolaborasi antara program studi sarjana fisioterapi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama, pada 25 Juli 2024, bertujuan untuk memberikan materi tentang peran fisioterapi dalam kebugaran jasmani kepada 39 peserta yang terdiri dari beberapa kelompok olahraga di Kabupaten Pati. Metode yang digunakan adalah tanya jawab interaktif dan penyampaian informasi. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta antusias dan kooperatif, serta berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya fisioterapi dalam upaya peningkatan kebugaran fisik. Tahap kedua, pada 11 Oktober 2024, difokuskan pada implementasi fisioterapi melalui tes kebugaran menggunakan SIPGAR, screening kesehatan, anamnesis, dan pelayanan fisioterapi sesuai kebutuhan. Peserta menerima pelayanan fisioterapi, termasuk pemeriksaan postur tubuh, keseimbangan, dan stretching. Hasil evaluasi menunjukkan peserta lebih memahami pentingnya fisioterapi dan mulai mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut dalam latihan mereka untuk meningkatkan kebugaran fisiknya. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang peran fisioterapi dalam kebugaran jasmani dan pencegahan cedera serta adanya kesadaran dari peserta untuk mengintegrasikan fisioterapi dalam upaya peningkatan kebugaran fisiknya. Kendala yang dihadapi adalah kesulitan mengumpulkan kelompok olahraga dengan latar belakang berbeda sehingga memerlukan waktu lebih lama. Program ini akan dilanjutkan secara berkala dan terstruktur bekerja sama dengan DKK Pati.</p> 2025-03-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengemas Kesehatan https://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/54 Pemanfaatan Tanaman Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe) Dalam Proses Pembuatan Pembuatan Sediaan Permen Di Desa Tiang Tarah Kec. Bakam Kab. Bangka 2024-11-07T01:26:24+00:00 Syamsul Rizal Sinulingga rizalsinulingga@yahoo.com Zulfiawan rizalsinulingga@yahoo.com Fauzi Inda Sari rizalsinulingga@yahoo.com <p><em>Abstrak : Warga memanfaatkan tanaman obat yang berasal dari alam atau di sekitar kawasan hutan untuk pengobatan sebagai bahan utamnya. Sehingga dalam pemanfaatan dan pelestarianya setiap keluarga yang peduli akan kesehatan dan gaya hidup sehat dapat menanam tanaman obat di pekarangan rumah untuk dijadikan tanaman obat keluarga ( TOGA). Salah satu jenis tanaman yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional adalah jahe merah, yang mempunyai nama ilmiah (Zingiber officinale Roscoe). Jahe merah merupakan komponen penyusun hampir setiap jenis obat tradisional yang dibuat di Indonesia. sehingga dapat dikatakan jahe merah merupakan salah satu pengobatan tumbuhan di Indonesia<strong>. </strong>Kegiatan pengabdian masyarakat ini agar masyarakat memiliki keterampilan membuat sediaan herbal berupa permen jahe yang menarik untuk dikonsumsi terutama anak-anak.</em></p> 2025-03-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengemas Kesehatan https://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/58 Pengenalan Hipnoterapi Untuk Mengurangi Kecemasan Wus Dalam Menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Posyandu Desa Tondomulyo Pati 2025-03-19T08:06:22+00:00 Amanda Via Maulinda viaamanda80@gmail.com Wella Anggraini viaamanda80@gmail.com <p>Progam KB berpengaruh terhadap penurunan angka kematian ibu dan anak. Jumlah pengguna Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sangat rendah terutama di Pati, Jawa Tengah. Kecemasan berhubungan dengan rendahnya pengguna MKJP. Hipnoterapi sebagai teknik terapi pikiran penyembuhan menggunakan metode hipnotis untuk memberikan sugesti positif. Hasil wawancara yang dilakukan kepada 3 WUS dengan kecemasan sedang, tidak memakai KB IUD dan implan dengan alasan takut terjadi perdarahan dan benang yang bisa hilang dan 1 WUS tidak memakai KB IUD dan implant mengatakan takut sakit dan menganggu saat hubungan suami istri. Tujuan Pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang metode hipnoterapi dalam mengurangi kecemasan pada WUS di desa Tondomulyo. Pendekatan dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dan metode yang digunakan adalah diskusi, ceramah dan tanya jawab. Hasil pengabdian masyarakat setelah dilakukan 2 kali pertemuan menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang metode hipnoterapi dalam mengurangi kecemasan pada Wanita Usia Subur (WUS) di desa Tondomulyo.</p> 2025-03-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengemas Kesehatan https://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/55 Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Prenatal Yoga Menuju Kehamilan Sehat, Bugar Dan Persalinan Nyaman 2024-11-22T03:48:29+00:00 Dian Shofia Reny Setyanti dianshofiareny@gmail.com Sri Hadi Sultiyaningsih srihadi@stikesbupa.c.id Nopri Padma Nudesti nopri@stikesbup.ac.id <p><em>Kelompok Kerja Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Tondomulyo Jakenan Kabupaten Pati merupakan </em><em>Kelompok kerja</em><em> yang tugas dan fungsinya mempunyai keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan/pengelolaan Posyandu. </em><em>Sampai saat ini Kelompok Kerja Posyandu di Desa Tondomulyo berperan aktif dalam meningkatkan status kesehatan ibu dan anak seperti pendataan ibu hamil, bayi dan balita. Terdapat permasalahan sekitar 90% ibu hamil mengalami keluhan pada kehamilannya seperti mual muntah, nyeri punggung, sulit tidur, sering buang air kecil, kram pada kaki, sesak nafas, dll. Hal yang dilakukan oleh ibu hamil untuk mengatasi keluhan yang dialami dengan datang ke bidan atau puskesmas untuk mendapatkan obat agar keluhan yang dirasakan berkurang. Ibu hamil belum pernah diajarkan prenatal yoga untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dialami dalam kegiatan kelas ibu hamil sebagai bentuk pemberdayaan ibu hamil dalam mengatasi ketidaknyamanan yang dialami serta belum ada tenaga terlatih bersertifikat prenatal yoga yang dapat memberikan pelayanan komplementer yoga pada ibu hamil.</em></p> <p><em>Tujuan program kemitraan kepada masyarakat ini </em><em>untuk meningkatkan kompetensi mitra dalam pelayanan komplementer prenatal yoga sehingga mampu mengajarkan kepada ibu hamil dan perberdayaan ibu hamil melakukan prenatal yoga. Adapun metode tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat meliputi 1) Sosialisasi : conditioning teknis pelaksanaan kegiatan, 2) Pelatihan : Peningkatan kompetensi mitra tentang prenatal yoga, 3) Penerapan teknologi : adanya vidio tutorial dan buku saku prenatal yoga yang dapat dimanfaatkan oleh mitra dan ibu hamil, 4) Pendampingan dan evaluasi : pendampingan mitra dalam menerapkan prenatal yoga kepada ibu hamil, 5) Keberlanjutan program : penerapan prenatal yoga dalam kegiatan kelas ibu hamil dan pengenalan terapi komplementer yang lain sebagai upaya dalam mengatasi keluhan ibu hamil. </em></p> <p><em>Adapun target luaran pengabdian ini adalah peningkatan level keberdayaan mitra, publikasi jurnal pengabdian masyarakat, publikasi media massa, video kegiatan yang diunggah pada kanal youtube, poster dan buku saku.</em></p> <p>&nbsp;</p> 2025-03-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengemas Kesehatan https://jpk.stikesbup.ac.id/index.php/jpk/article/view/32 Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi Seimbang pada Ibu Hamil di Desa Tondomulyo 2023-08-09T10:40:03+00:00 Salwa Annisaa annisaasalwa@gmail.com Nurhayani annisaasalwa@gmail.com <p><em>Gizi ibu hamil merupakan nutrisi yang sangat penting untuk pemenuhan gizi ibu sendiri maupun untuk perkembangan janin yang ada dalam kandungannya. Kurangnya asupan zat gizi akan menyebabkan seseorang mengalami defisit dalam memenuhi kebutuhan tubuhnya. Studi pendahuluan yang di lakukan di Desa Tondomulyo didapatkan data bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya gizi seimbang masih rendah dikarenakan kurangnya informasi tentang pentingnya gizi seimbang pada ibu hamil sehingga pelaksanaan kelas ibu hamil menjadi kurang optimal. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk transfer of knowladge kepada ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini menerapkan metode kelas ibu hamil untuk menggali permasalahan ibu hamil pada intervensi pemenuhan gizi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga kali yang dinilai menggunakan lembar kuesioner tentang gizi seimbang berupa soal pre test dan soal post test sejumlah 20 soal. Hasil post test pertemuan ketiga menunjukkan peningkatan dibandingkan saat pertemuan pertama, yakni 13 ibu hamil berpengetahuan baik dan 1 ibu hamil berpengetahuan sedang.</em></p> 2025-03-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengemas Kesehatan