Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Untuk Mengatasi Anemia

Authors

  • Sulasmi
  • Alfiana Nur Khalishah
  • Bunga Mawarni
  • Laila Hidayati
  • Ni Luh Putu Indah Sari F.
  • Salsabila Shafa Dhiya

DOI:

https://doi.org/10.52299/jpk.v2i1.18

Keywords:

Daun Kelor, Anemia, Hemoglobin

Abstract

Anemia adalah kondisi berkurangnya sel darah merah (eritrosit) atau massa hemoglobin (Hb) sehingga sel darah merah tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan tubuh. Hemoglobin merupakan protein yang kaya akan zat besi. Salah satu makanan sumber zat besi adalah daun kelor, dengan kandungan zat besi sebanyak 28,29 mg/100 gr daun kelor. Zat besi terdapat di dalam sel eritrosit, sehingga dengan mengkonsumsi daun kelor dapat meningkatkan kadar hemoglobin, jika kadar hemoglobin di dalam tubuh tercukupi maka tidak akan terjadi anemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di desa Gondang Tengah RT 04, RW 08, Joho, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan pada pengabdian ini dengan pemeriksaan kadar Hemoglobin, penyuluhan terkait anemia dan pemanfaatan daun kelor untuk pengobatan anemia, serta pembagian produk agar-agar daun kelor dan leaflet sebagai sumber informasi. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa  pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan daun kelor meningkat. Masyarakat diharapkan dapat mengolah daun kelor menjadi salah satu produk,  misalnya agar-agar yang mempunyai nilai ekonomi tinggi serta dapat digunakan untuk meningkatkan kadar hemoglobin.

Share This Article

Article Metrics
15878 Article Visits
13325 PDF Downloads
0 Citations

Downloads

Article History

Received 06-01-2023
Revised 23-01-2023
Accepted 27-01-2023
Published 24-02-2023